Membuat Konten : Memanfaatkan Elemen Pemicu Popularitas Agar Produk Kita Cepat Dikenal

*Assalamu’alaikum warrahmatullahi wabarakatuh*

Yang saya hormati,
Babeh Tenno Ali , penggagas “Warung Kopi Sahabat Babeh”,
Semoga Allah senantiasa merahmati beliau, panjang umur, sehat selalu, dan diberi berkah melimpah Amiin

Para pengurus SAHABAT BABEH , semoga selalu istiqamah berjuang membantu saudara-saudara kita sesuai apa yang telah disepakati menjadi tujuan dibentuk nya grup ini

Tidak lupa semua anggota SAHABAT BABEH yang tidak bisa saya sebut satu persatu, tanpa mengurangi rasa hormat saya, tetap semangat ya ... mari saling membantu dalam kebaikan
Mari kita mulai materi malam ini,

Mohon ijin Babeh Tenno juga sahabat babeh semua, malam ini kita akan bersama belajar bisnis online mulai dari tahap awal, Insya Allah ke depannya akan kita adakan secara rutin, karena memang materi dalam bisnis online sangat banyak dan selalu berkembang setiap harinya.

Dari pengalaman dan riset yang sudah dilakukan oleh kami tim dari *Digital Enterpreneur Army* kami telah merangkum dari begitu banyak cara dan trik bagaimana menghasilkan uang melalui internet menjadi beberapa jenis untuk lebih mudah dipelajari, jenis-jenis tersebut kami istilahkan *A sampai Z Memulai Bisnis dari Rumah*



Apa saja yang bisa menghasilkan uang dari internet, berikut adalah rangkumannya :

*A-Z MEMULAI USAHA DARI RUMAH*



Tentunya tidak mungkin kita bahas semua malam ini, oleh karenanya kita bahas satu persatu dan Insya Allah secara rutin akan kita diskusikan bersama sampai dengan selesai. 26 materi tersebut kita bagi dalam sesi tersendiri, dan untuk malam ini kita akan bahas dari yang pertama yaitu
*Membuat Website untuk Menjual Produk Milik Sendiri*
Sebenarnya materi membuat website bukan materi yang ringan apalagi untuk pemula, tentunya akan menyulitkan bagi peserta maupun juga pengisi materinya, di grup kita “Sahabat Babeh” yang masih tergolong grup baru ini kita belum saling kenal dan mengetahui seberapa tinggi minat dalam hal pembuatan website.
Hanya saja, karena kita disini bersama memiliki satu titik persamaan yaitu agar bisa menjual produk sendiri melalui internet, tentunya sebuah website menjadi alat yang sangat penting untuk dimiliki. Dan beruntungnya DEA telah menyediakan tempat khusus untuk anda para sahabat babeh yang ingin berjualan menggunakan website untuk promo yaitu www.deamova.com
Jadi para sahabat tinggal menyiapkan materi dan silahkan upload ke website tersebut untuk mempromosikan produk anda
*(catatan : bagi yang ingin memiliki website akan kami bantu semaksimal mungkin)*
Nah, masalah ini yang sering menjadi kendala para penjual produk online khususnya pemula, sebagai contoh minggu lalu saat para sahabat babeh dipersilakan untuk mengupload produknya di website tersebut, banyak yang merasa kesulitan dalam pembuatan artikel (konten)... jadi mari malam ini kita bersama-sama belajar bagaimana cara membuat konten yang baik agar produk kita cepat dikenal di internet dan harapannya bisa segera laris manis, Amiin
Satu hal yang penting untuk promo di dalam website adalah pembuatan artikel promo, disini calon pelanggan akan membaca dan mencari informasi tentang produk apa yang anda jual, apa kelebihannya, berapa harganya, bagaimana cara pengirimannya, dan lain sebagainya.
Jadi malam ini kita akan membahas bagaimana cara membuat artikel untuk promosi produk kita, judul materi sesi pada kesempatan ini adalah “Memanfaatkan Elemen Pemicu Popularitas Agar Produk Kita Cepat Dikenal


Sebelumnya kita harus meyakini bahwa sebuah konten akan menjadi viral atau populer, bukan hanya karena kebetulan. Seorang penjual yang baik harus mengerti apa saya yang harus mereka lakukan dan pahami setiap proses pembuatan konten agar produk mereka menjadi populer, bagaimana cara?

Caranya adalah dengan memanfaatkan elemen pemicu popularitas, manfaatnya adalah :
1.    Mendapatkan banyak share dari pembaca
2.    Mendapatkan banyak backlink dari website lain
3.    Tidak hanya popularitas di media sosial, namun juga sangat ramah bagi robot mesin pencari seperti google, yahoo, ask dan lainnya

apa saja pemicu popularitas tersebut?
Mari kita bahas satu persatu
Saya mengambil cuplikan dari sebuah buku yang cukup terkenal di dunia bisnis online khususnya para copywriter, “Why Things Catch On” tulisan dari Jonah Berger yang membahas prinsip dasar penyebab segala sesuatu menjadi populer.

#1 Kebanggaan diri

Apa sebenarnya alasan utama seseorang melakukan share terhadap suatu konten?
Karena mereka ingin mendapatkan kebanggaan.
Kebanggaan ini bisa dalam bentuk 2 hal:
1.    Like, share, retweet, komentar kagum, dll. dari teman atau follower mereka
2.    Citra positif terkait isi konten yang di-share
Contohnya seperti ini.
Misalkan Mbak Nur adalah seorang Ibu rumah tangga yang mempunyai usaha sampingan jualan termos, suatu saat beliau membaca artikel tentang “Ibu Rumah Tangga Yang Sukses Berbisnis Online” di sebuah situs di internet. Maka Mak Nur akan men share artikel tersebut, karena ada kesamaan yang memberikan sebuah kebanggaan untuknya, masuk akal kan?
Berikut ini adalah bahasan/topik yang bisa membuat seseorang bangga setelah membagikan konten anda.
Sesuatu yang belum disadari oleh sebagian besar orang
Kunci dari elemen pertama adalah membuat konten yang isinya belum diketahui banyak orang.
Dengan membuat konten seperti ini, banyak orang yang akan membagikan kepada teman-teman mereka.
Ini karena mereka ingin dianggap sebagai yang pertama yang tahu soal hal baru.
Metode baru untuk mempermudah pekerjaan atau menyelesaikan masalah

Manusia senang dengan konten yang menyelesaikan permasalahan mereka.
Tapi kalau anda membuat konten mengenai penyelesaian masalah yang sudah terlalu sering ditemui penyelesaiannya, maka konten tersebut tidak akan populer.
Tidak perlu 100% baru.
Anda juga bisa membuat konten yang menggabungkan lebih dari satu metode yang berbeda. Atau dengan metode yang sama tetapi dengan sedikit langkah tambahan.
Tunjukkan bahwa dengan metode anda, hasil yang didapatkan jadi lebih sempurna.
Perbandingan antara 2 hal atau lebih
Contohnya perbandingan antara ‘nasi putih’ dan ‘nasi merah’.
Kalau artikel anda menyimpulkan nasi merah lebih unggul daripada nasi putih, maka orang yang rutin memakan nasi merah akan memberitahukan artikel anda kepada teman mereka.

Pembahasan mengenai individu atau organisasi tertentu
Negatif maupun positif, kita sebagai manusia akan tertarik kalau sesuatu yang kita ikuti dibahas secara eksklusif.
Misalkan anda membahas tentang organisasi sebuah komunitas bersepeda
Anggota komunitas tersebut akan tertarik dengan konten anda dan membagikan konten ini kepada orang lain yang berada dalam organisasi dan di luar komunitas.
Membahas secara positif mengenai hal tertentu akan membuat orang yang antusias terhadap hal tersebut menyebarkan konten anda.
Lebih lanjut mengenai ini kita bahas di nomer 4.

#2 Mudah diingat

Manusia hanya akan merekomendasikan konten yang mereka ingat.
Menariknya, kita akan secara berulang-ulang merekomendasikan konten anda setiap kali topiknya dibahas kalau konten anda mudah diingat.
Jadi konten yang mudah diingat akan tetap populer dalam jangka panjang.
Lantas bagaimana membuat konten yang mudah diingat?
Gunakan istilah/nama baru




Bagaimana cara mencari panjang AB?
Pakai rumus Pitagoras.
Mengapa kita ingat nama “rumus Pitagoras” untuk mencari sisi terpanjang dalam segitiga?
Karena rumus ini punya nama/istilah.
Kedengarannya sepele tapi ini benar. Sesuatu yang punya istilah khusus lebih mudah diingat daripada yang tidak punya.
Penggunaan istilah juga memudahkan mereka dalam menjelaskan ke orang lain.
Kalau anda membuat suatu metode dan menamai metode tersebut, maka orang lain akan semakin mudah mengingat konten anda sebagai solusi masalah mereka.
Jadi dengan menciptakan istilah baru maka orang-orang akan cenderung mengingat konten anda setiap kali topiknya diangkat.
Gunakan gambar untuk menjelaskan
“A picture is worth a thousand words”.
Gambar akan mempermudah manusia dalam mencerna isi konten.

Tidak hanya itu, gambar juga akan membuat mereka ingat dengan konten anda.
Karena itu, sertakan minimal satu gambar yang unik pada konten anda. Dan untuk konten berupa tutorial, sertakan gambar untuk setiap tahapannya.

Format penulisan yang mudah dibaca
Perhatikan gambar berikut:


Ini adalah gambar yang dihasilkan dari alat pelacak gerakan mata ketika membaca.
Kita tidak akan membaca artikel secara kata-per-kata.
Semakin ke bawah, semakin sedikit kata yang kita baca.
Kalau paragraf dalam artikel anda mengandung banyak kata, pembaca tidak akan mengerti apa isinya. Yang seperti ini tidak enak dibaca.
Jelaskan secara terperinci langkah demi langkah
Apa yang terjadi kalau dalam artikel resep makanan tidak mencantumkan langkah-langkahnya secara terperinci?
Kita akan kesulitan dalam mengaplikasikan.
Sama seperti 2 poin di atas, tujuan utama kita adalah membuat konten yang isinya mudah dipahami.
Semakin mudah dicerna, semakin mudah pula untuk diingat.

#3 Topiknya populer

Orang-orang akan sering membagikan konten mengenai topik yang populer.
Dalam periode menjelang pemilu, hampir seluruh artikel yang muncul di timeline Twitter kita isinya tentang pemilu.
Jadi anda bisa mencuri popularitas suatu topik untuk membuat konten anda jadi populer juga.
Ada juga topik yang selalu populer tanpa mengenal waktu.
Istilahnya evergreen content.
Misalnya dalam industri SEO, topik link building selalu dicari-cari oleh orang yang baru mempelajari mengenai SEO. Karena itu topik ini selalu ramai peminatnya.
Dalam semua industri pasti ada topik-topik yang selalu populer.

Ini beberapa indikasi topik yang populer:
1.    Selalu jadi bahasan populer di suatu kalangan
2.    Ada acara, event, atau kejadian baru
3.    Suatu masalah besar yang belum ada panduan penyelesaiannya

Untuk bisa menemui topik-topik seperti ini, ada beberapa caranya:
·         Selalu ikuti perkembangan berita mengenai topik utama anda
·         Bergabung dalam situs komunitas yang topiknya sesuai, lihat masalah yang dialami anggota komunitas
·         Pelajari mengenai keyword research untuk mengetahui jumlah pencarian suatu topik

#4 Membangkitkan perasaan
JANGAN BAPER YA...
Kita sebagai manusia akan menyebarkan konten yang isinya membangkitkan emosi atau perasaan., Ini karena kita menunjukkan bahwa kita peduli terhadap isi konten tersebut.
Coba kita lihat Wikipedia.
Wikipedia punya konten yang isinya sangat informatif. Tapi apakah artikel di Wikipedia pernah jadi bahan pembicaraan orang banyak?
Tidak pernah.
Ini karena konten di Wikipedia hanya berupa informasi yang tidak membangkitkan
perasaan pembacanya.


Gambar di atas merupakan analisa dari BuzzSumo terkait konten dengan emosi apa yang paling sering populer.
Ternyata hasilnya ada 4 emosi yang paling sering muncul:
1.    Kagum (Awe)
2.    Tawaan (Laughter)
3.    Terhibur (Amusement)
4.    Bahagia (Joy)
Membuat konten yang mengundang tawaan itu susah kalau anda tidak punya bakat melucu (sama seperti saya).
Tapi untungnya persentase tertinggi adalah perasaan kagum (awe).

Membuat konten yang memicu perasaan kagum lebih mudah dibandingkan membuat konten yang lucu.
Inilah caranya.
Artikel yang sangat lengkap/panjang
Tujuan kita menghabiskan waktu untuk membaca adalah untuk menambah ilmu. Lebih bagus lagi kalau dalam 1 artikel kita bisa mendapatkan banyak ilmu sekaligus.
Semakin lengkap bahasan kita dalam satu artikel, semakin kagum juga para pembaca.
Ini sudah terbukti lewat penelitian yang dilakukan oleh BuzzSumo.



Dari analisa yang mereka lakukan, artikel yang memiliki jumlah kata lebih dari 3000 juga di-share paling banyak.
Semakin banyak isinya, semakin banyak di-share.
Inilah kenapa sebaiknya anda selalu berusaha membuat konten yang berbobot dan panjang. Semakin lama pengunjung membaca, semakin “terikat” mereka dengan kontennya.

*Kisah sukses pribadi atau orang lain*
Perasaan si pembaca akan timbul kalau konten yang dibaca juga menyiratkan perasaan penulisnya.
Konten berupa kisah sukses menggabungkan lebih dari satu emosi, yaitu perasaan kagum dan bahagia.
Hasil analisa terhadap suatu topik
Kalau anda lihat 2 diagram di atas, keduanya merupakan hasil analisa dari BuzzSumo terhadap 1 juta artikel populer.
Tidak ada orang yang tidak merasa kagum melihat usaha mereka menganalisa sekian banyak artikel.
Analisa tidak bisa dilakukan oleh sembarang orang karena membutuhkan usaha yang lebih tinggi daripada konten biasa. Tapi ini juga yang membuat konten anda menjadi sangat berharga.

#5 Bercerita

Daripada hanya berupa rangkaian informasi, konten yang mengandung cerita akan membuat pembaca peduli.
Care = share.
Bercerita di sini bukan berarti membuat dongeng atau cerpen.
Anda bisa menambahkan unsur cerita ke dalam konten apapun. Tutorial maupun informasional.
Cara termudah yaitu dengan menulis artikel dari sudut pandang orang pertama. Seolah-olah anda sedang memberikan presentasi di depan umum.
Dengan memberikan “saya” dan “anda”, konten anda akan jadi lebih personal dan pembaca akan jadi lebih peduli.
Berikut ini beberapa bentuk konten berupa cerita.
Studi kasus
Daripada membuat konten tentang “bagaimana menurunkan berat badan dalam seminggu”, coba ubah sudut pandangnya menjadi “bagaimana saya menurunkan berat badan 5kg dalam seminggu”.
Studi kasus merupakan salah satu bentuk konten yang paling populer.
Alasannya karena studi kasus sudah terbukti oleh penulisnya sendiri.
Jadi apapun yang anda tulis dalam konten studi kasus, pembaca akan percaya dan peduli.
Wawancara dari ahlinya
Kalau anda belum punya cerita sendiri untuk dibagikan, manfaatkan cerita dari orang lain yang sudah berpengalaman.
Ketika baru meninggal dunia, buku tentang Steve Jobs jadi langsung populer. Padahal penulisnya kan bukan si Steve sendiri.
Ini menunjukkan bagaimana cerita dari orang lain juga bisa membuat konten anda populer.


Menggunakan referensi yang terpercaya
Perhatikan beberapa konten dalam situs www.deamova.com, termasuk artikel ini, saya menggunakan referensi dari situs-situs yang terpercaya.
Saya ini bukan siapa-siapa. Kalau saya mengoceh ini-itu tanpa ada bukti yang nyata, akan ada orang yang menganggap tulisan saya omong kosong.
Karena itulah saya selalu menggunakan referensi.
Dan memang terbukti, semakin banyak referensi yang digunakan semakin populer juga kontennya.
Referensi membuat orang yakin dengan isi konten kita.

#6 Dapat dipraktekkan

Kalau anda berkunjung ke situs-situs universitas di Indonesia, mereka punya digilib (perpustakaan digital) yang isinya jurnal-jurnal hasil penelitian dari mahasiswanya.
Ada ribuan jurnal yang muncul setiap 6 bulan dan semuanya mengandung informasi yang sangat berharga.
Tapi kenapa jurnal mahasiswa tidak pernah populer?
Karena tidak bisa dipraktekkan.
Penelitian mereka tidak bisa langsung kita aplikasikan. Sehingga seakan-akan ilmu yang berharga itu tidak ada manfaatnya bagi orang biasa.
Sebaliknya artikel berisi “resep membuat bakso” bisa populer, karena langsung bisa kita gunakan sebagai panduan.
Jadi kalau anda membuat konten, buatlah konten yang siap praktek.
Begini caranya.
Pilih topik yang langsung bisa dilaksanakan
Tidak semua topik langsung bisa diaplikasikan oleh pembaca.
Misalnya “cara mendapatkan uang 1 milyar”. Jumlah ini terlalu besar, anda tidak akan bisa membuat langkah demi langkahnya dalam 1 konten.
Sehingga konten tersebut hanya jadi sebuah informasi.
Tapi ada caranya mengubah topik informasi jadi siap pakai.
Salah satu artikel di website ini saya fokuskan isinya hanya yang bisa langsung digunakan saat ini juga.

Hasilnya?
Artikel ini langsung jadi salah satu yang paling populer meskipun masih terhitung baru.
Berikan langkah-langkahnya secara detail
Kunci dari artikel yang siap pakai terletak di langkah-langkahnya.
Semakin jelas anda menerangkan setiap langkah, semakin baik. Jangan lewatkan sedikitpun detailnya.
Seringkali dalam membuat artikel langkah-langkah kita merasa suatu bagian terlalu mudah jadi tidak perlu disertakan.
Kita berpikir demikian karena kita sendiri tentunya sudah menguasai topiknya. Padahal pada kenyataannya orang lain bisa jadi tidak mengerti.
Gunakan gambar untuk setiap tahapan
Jangan anti menyertakan gambar, jangan malas menggunakan gambar.
Sebagian besar pembaca akan kesulitan kalau konten anda hanya berisi tulisan saja. Apalagi dalam konten berupa langkah-langkah.
Ketika pembaca bingung, mereka akan langsung meninggalkan artikel anda.
Faktor penghambat popularitas konten
Sampai di sini anda sudah mengetahui 6 elemen yang harus anda sertakan untuk membuat konten yang populer.

Tapi itu saja belum cukup.
Ada faktor-faktor yang menyebabkan konten anda tidak akan populer walaupun sudah menyertakan keenam elemen tersebut.
Isinya payah, biasa, membosankan
Musuh utama kita adalah membuat konten yang isinya biasa-biasa saja.
Tapi sayangnya para pembuat konten tidak sadar kalau kontennya tidak spesial. Wajar memang, karena sebagai manusia kita terlanjur cinta buta dengan buatan kita sendiri.

Apa ciri-ciri “biasa”?
Bandingkan dengan konten lain yang memiliki topik yang sama. Kalau isinya tidak JAUH lebih bagus, berarti anda gagal.
Coba sekarang anda search di Google dengan kata kunci “cara menghilangkan bau kaki”.
90% artikel di halaman 1-3 poin-poinnya sama dan terlalu biasa.
Anda harus membuat sesuatu yang baru, sesuatu yang belum diketahui orang lain, sesuatu yang akan membuat semua orang terkesima (elemen no. 1 & 4)
Kalau tidak, berarti anda gagal.
Pelajari beberapa panduan ini:
(ketiga hal tersebut akan dibahas dalam satu materi tersendiri)

Ada 3 inti dari content marketing:
·         Perencanaan konten
·         Pembuatan konten
·         Promosi konten
Tanpa yang pertama dan kedua kita tidak akan bisa membuat konten yang berkualitas.
Tapi tanpa promosi, seberapa pun bagusnya konten anda tidak akan bisa populer.
Kita ini bukan siapa-siapa.
Maka tidak ada yang akan membaca konten kita kecuali anda sudah menjadi artis atau orang terkenal.
Dengan promosi konten berarti kita membangun reputasi diri sendiri sambil mempromosikan apa yang sudah kita buat.
Banyak yang bilang yang terpenting adalah pembuatan kontennya, padahal para content marketer sebenarnya lebih banyak menghabiskan waktunya untuk mempromosikan konten.
Oleh karena itu, anda wajib mengetahui bagaimana teknik promosi konten yang tepat.


Related

Sahabat Babeh 6230684489524361605

Posting Komentar

emo-but-icon

Gabung di FB :

Daftar Sekarang !

Peluang Bisnis Terbaik 2019, Hasilkan 2 Milyar dalam 22 hari

*BARU LAUNCHING 22 DESEMBER 2018* *Sebuah revolusi bisnis telah  tiba!!!* *VIRAL!!! VIRALL!!! VIRALLLLL!!!!* *PROGRAM 22 HARI HASIL 2 MILYAR...

Terlaris

Statistik

item